Apa yang terlintas di benak anda kalau harus membuat foto malam (night shot atau night photography) ?
Secara umum orang akan menyebutkan, perlu kamera ber-ISO tinggi, perlu lensa-lensa dengan bukaan diafragma lebar (f/1.2- f/2.8), perlu lensa-lensa dengan kategori fast lenses, long exposure, dan tripod. Itu betul.
Tetapi, dalam kebanyakan kasus, yang dimaksud dengan night shot atau night photography adalah landscape night photography. Lensa yang anda miliki sekarang (apapun jenisnya), masih bisa dipakai untuk membuat foto malam yang menakjubkan. Lensa-lensa cepat memang membantu 'sedikit', karena kebanyakan foto-foto night urban landscape perlu untuk bisa di-stop-down di bukaan f/16 agar didapatkan ruang tajam (depth of field) yang lebih besar, agar foto malam kita bisa menjadi tajam dari ujung ke ujung.
Zoom lenses juga cukup bagus untuk night shot (tidak harus fix wide lens), bahkan zoom lens bisa memberikan flexibilitas dalam framing, dan bahkan anda tetap bisa tetap memotret jarak jauh walaupun harus long exposure.
Karena kebanyakan night photography memerlukan bukaan yang cukup lama (long exposure), sebuah tripod sangat diperlukan untuk mempertahankan posisi kamera dari guncangan. Dengan adanya tripod, anda bisa leluasa bermain dengan settingan aneka macam pilihan ISO, aperture, white balance (WB), dan kombinasi exposure time.
Foto malam tidak memerlukan kamera khusus. Single Lens Reflect (SLR) atau Digital SLR yang sederhana yang ada feature manual exposure dan bulb setting sudah cukup memadai. Kalau...