Hampir setahun lebih aku "gantung sepeda". Kayak istilah selebriti ajah: gantung raket, gantung biola, gantung apa lagi ya?
Sore ini rama (lagi-lagi rama), ngajakin bersepeda keliling desa canggu. Maklum dia baru beli sepeda MTB baru, jadi semangat pejuang 45 nya masih menggebu. Dari denpasar sepedaan ke canggu, balik lagi ke denpasar. Capek gak mo?
Setelah memasuki pematang - pematang sawah yang tinggi dan sempit, adrenalin ku kembali terusik (setelah sekian lama gak pernah exciting lagi melakukan adventure kecil - kecilan).
Terlihat si rama (anak kota) kegirangan menikmati suasana desa yang beda sama sekali. Berpacu di pematang sawah. Melompat kegirangan. Beberapa kali terjatuh terperosok ke parit, tapi kita tetap enjoy. Bukannya nolongin, eh malah terbahak ngetawain. That is the full fun of cycling beyond the ricefield!
Rute padang tawang - pantai canggu pun terlampaui. Istirahat di Sol Restaurant, pantai canggu.
Sepanjang perjalanan, aku menyesali diri, kenapa gak bawa kamera ya. Dulu-dulunya sih suka bawa kamera poket emang. Jadi nyaris tidak ada scene yang missing. Tapi sekarang? Langit begitu mempesona, new experience (seperti baru lagi), alam desa yang hijau asri... tetapi gak bawa kamera. kamera poketku pun udah gak ada. oh my gods. this is a BIG mistake!
Tapi ada bagusnya juga, rama sempat menghibur, "sekali-sekali kita perlu hanya menikmatinya saja. tanpa perlu harus punya arsip dari setiap moment yang terlewatkan". Betul juga...